Bertempat tinggal di tempat yang sesuai adalah berkah kebajikan
di masa lampau sebagaimana dalam Manggala Sutta. Berkat jasa kebajikan
kehidupan masa lampau sehingga kita bisa lahir menjadi manusia dan tinggal di
tempat yang aman, nyaman, damai, makmur, dan sejahtera. Karena jasa kebajikan
yang sudah dilakukan, kita lahir sebagai manusia dan karena jasa kebajikan juga
kita lahir di negeri yang damai ini.
Oleh karena itu juga, ketika kita lahir dan menjadi manusia
yang sesuai harapan kita jangan sombong. Halini ini terjadi dan perlu kita
sadari bahwa kita ada karena banyak jasa yang berpengaruh. Karena kita bisa
sesuai harapan karana jasa kita masa lampau sehingga mendapatkan jasa dari
banyak orang termasuk orang tua kita. Makanan minuman, susu ibu dan nutrisi
lainnya tidak tercipta begitu saja, ada jasa petani, penyalur, dan sangat
banyak lagi jasa-jasa lainnya sehingga kita bisa bertahan hidup.
Dari lahir hingga sampai dewasa dan sampai saat ini, tak
terhitung jasa-jasa orang lain kepada kita. Makanya saat kita merasa sombong,
tinggi hati, paling pintar, paling berkuasa, hebat, tidak perlu orang lain
lagi, merendahkan orang lain inilah tanda-tanda kemerosotan yang harus
dihentikan. Sebagaimana dalam Parabhava Sutta menyombongkan kekayaan, atau suka
merendahkan sanak keluarga sendiri inilah sebab kemerosotan.
Buddha selalu mengingatkan kita untuk senantiasa mengingat
jasa orang lain. Jika kita menjadi manusia yang tidak ingat jasa orang lain, maka
kita telah menutup pintu keberuntungan. Makanya saat berada di Vihara yang
megah, saat berada di rumah yang nyaman, dan dimanapun kita berada ingatlah
jasa-jasa orang lain. Saat pelimpahan jasa ingatlah untuk melimpah jasa kepada
mereka yang berjasa kepada kita.
Inilah pentingnya berterima kasih kepada semua makhluk
terutama kepada yang berjasa kepada kita baik orang tua, mertua, keluarga,
teman sahabat, guru dan mereka yang berjasa kepada kita dan kepada semua
makhluk. Semoga yang terbaik yang terjadi, semoga semuanya mendapatkan
keuntungan, kebahagiaan, umur panjang, selalu sehat.
Sebagaimana dalam Karaniya Metta Sutta dikatakan: inilah yang
patut dikerjakan oleh ia yang tangkas dalam hal yang berguna, yang menghantar
ke jalan kedamaian. Sebagai orang yang cakap, jujur, tulus, mudah dinasehati,
lemah lembut, tidak sombong. Dengan demikian mari bersama-sama kita belajar
rendah hati, tidak sombong. Jadikanlah jabatan, kemampuan, keahlian, kepandaian
merupakan sarana berbuat lebih banyak kebajikan dengan tulus. Jabatan,
kemampuan, keahlian, kepandaian merupakan praktek kerelaan keikhlasan berbuat
kebaikan untuk semua makhluk tanpa kecuali, sehingga efeknya pintu rezeki
terbuka.
Diri uraian di atas, maka ingin hidup sesuai harapan perbanyak
melakukan jasa kebajikan dan jangan lupa terhadap jasa orang lain.

